Desa Mitra Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (SAMISAENA)

Desa Mitra Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (SAMISAENA)

Bulan Maret lalu, tepatnya hari minggu tanggal 25 Maret diadakan grand launching atau pembukaan Samisaena 2013. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakuktas Ekologi Manusia, Bapak Arif Satria; Mentri Sosial Mahasiswa BEM KM IPB; warga Desa Purwasari dan pamongnya; dan juga seluruh panitia Samisaena. Kegiatan ini diawali dengan breafing di depan BNI kemudian pemberangakatan bersama pada pukul 07.15 dengan menggunakan tiga angkot dan beberapa motor. Ternyata ada tiga desa di sepanjang perjalanan kampus IPB sampai Desa Purwasari yang sedang melakukan pesta demokrasi pemilihan kepala desa setempat. Dan hasilnya, perjalanan yang biasanya bisa ditempuh 30 menit dengan motor, kini lebih dari satu jam dihabiskan di perjalanan.

Sampai di Desa Purwasari, panitia segera menyiapkan segala peralatan yang diperlukan. Setelah mengatur posisi duduk peserta, pukul 10.00 acara dimulai. Setelah dibuka dengan basmalah, ketua pelaksana (Nerissa Arviana) memberikan sambutan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Sulaiman selaku ketua RW 01. Karena yang akan memberikan sambutan selanjutnya masih dalam perjalanan, acara dilanjutkan dengan perkenalan panitia oleh MC. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan kegiatan divisi di Samisaena, yang pertama yaitu divisi pengembangan masyarakat. Kegiatan divisi ini dijelaskan oleh koordinatornya sendiri yaitu Mona De Anesya. Selanjutnya penjelasan dari divisi pendidikan anak usia dini oleh koordinatornya yaitu Fika Fatia Qandhi. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan oleh Fariza Yulia Kartika selaku koordinator divisi Gizi Masyarakat. Setelah itu dibuka sesi tanya jawab dengan masyarakat sekitar. Adanya beberapa orang yang bertanya cukup membuktikan bahwa masyarakat di sana cukup antusias.

Pukul 10.22 warga dikenalkan dengan jargon Samisaena 2013. Acara dilanjutkan dengan penjelasan Samisaena dengan bahasa warga sekitar yaitu bahasa sunda oleh kepala departemen sosling, Afina Mutmainnah. Hal ini diharapkan agar warga Desa Purwasari lebih mengerti dan persan yang ingin kami sampaikan lebih gampang diterima. Pukul 10.46 Bapak Arif Satria memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan sambutan oleh kepala desa. Kemudian pukul 11.09 acara Samisaena dibuka secara simbolik dengan pemotongan tumpeng oleh Bapak Arif Satria dan dibeerikan kepada kepala desa. Tidak hanya tumpeng, acara Samisaena ini juga dibuka secara simbolik dengan penyerahan ubi dari Bapak Arif Satria kepada Bu Nur, selaku pamong desa di sana. Setelah pembukaan Samisaena secara simbolik, Ketua BEM FEMA, Rici Tri Harpin Pranata memberikan sambutan. Acara tidak berakhir sampai di sini saja. Pukul 11.19 setelah berdoa dipimpin oleh ulama di sana, tibalah acara yang paling ditunggu, yaitu makan-makan.
Perjuangan tidak hanya sampai disini. Ini baru awal. Karena pejuang sejati tak akan pernah mengenal kata akhir ketika menjumpa tanda titik ataupun koma. Pejuang sejati akan selalu berjuang sampai batas halaman terakhir tereja dengan sempurna. Terus berjuang Samisaemen!! Semangat turun tiap minggu!!!